PNPM P2DTK SUMUT

Warta P2DTK Edisi September 2010

Posted on: 22 Oktober 2010

SEKILAS INFO

Program Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus yang selanjutnya disingkat P2DTK bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan dan pertumbuhan sosial ekonomi melalui kegiatan peningkatan kapasitas, memberdayakan masyarakat, melembagakan pelaksanaan pembangunan partisipatif, memperbesar akses masyarakat dan meningkatkan kemudahan hidup bagi mayarakat. Konsep program P2DTK mempertemukan pola perencanaan kabupaten dengan perencanaan dari bawah (buttom up planning). Mekanisme pelaksanaan program P2DTK dilakukan dengan beberapa tahapan mulai dari sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan dan pelestarian.

PENCAPAIAN KEGIATAN KM-PROVINSI SUMATERA UTARA

Kab Nias & Nias Selatan telah mengirimkan data untuk penyempurnaan data pelaksanaan kegiatan.
Telah dilaksanakannya Rakor PMC-DMC diharapkan para peserta dapat melaksanakan risalah rakor di masing-masing kabupaten.
Telah dilaksanakannya Rakor Nasional P2DTK dan menghasilkan kebijakan untuk mendukung percepatan penyelesaian sisa kegiatan Desember 2010.
Pembahasan secara rutin diskusi bersama Sekretaris TK-Prov terkait Keberlanjutan P2DTK tahun 2011.
Kab Nias telah dapat mencairkan 30 % tahap I, DIPA 2010 Telah terlaksananya Pelatihan UPKD / TPK dan Satker Nias & Nias Selatan pada tanggal 28 Sept – 5 Oktober 2010.

KM Kabupaten akan mendampingi TPK untuk revisi RAB DOK 2010 Kab Nias sehubungan dengan adanya juknas penggunaan DOK 2010 untuk Pelatihan Capacity Building.
KM Kab Nias Selatan dan pelaku program lainnya mempersiapkan Dokumen Pencairan DIPA 2010 sehubungan dengan percepatan pencairan BLM tahap I (30%).
Kemajuan Tahapan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan Program PNPM P2DTK TA. 2007 (Siklus-1), proses perencanaan berjalan secara parallel dengan PNPM P2DTK TA. 2008 (Siklus-2), kabupaten hanya menyerap tahap-I (30%) dana BLM. Berikut ini data gambaran kemajuan realisasi pelaksanaan tahapan kegiatan siklus 1, 2 dan 3 tingkat Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara
Pencairan dan Penyerapan BLM & DOK BLM TA. 2009 (Lanjutan siklus 1 & 2) pada masing-masing UPKD Kabupaten Nias Selatan sudah terserap sebesar lebih dari 78,7% dari alokasi DAK.
Sedangkan BLM TA. 2010 pada masing-masing UPKD Kabupaten Nias sudah mencairkan BLM Tahap I (30%), penyerapan BLM sudah mencapai 11,1 % dari DIPA 2010 tahap I. Sampai akhir September 2010, terdapat beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan di wilayah provinsi Sumatera Utara, dalam penggunaan DOK siklus 2 (TA. 2009) pada Kabupaten Nias Selatan dari jumlah dana DOK 100 % sudah diserap seluruhnya, sedangkan untuk DOK TA. 2010 Kabupaten Nias Selatan telah mencairkan tahap I (40%).

PROGRES BIAYA DAN FISIK

Pada siklus 1 (TA. 2007) baik Kabupaten Nias dan Nias Selatan hanya mencairkan 30% (tahap I) dana BLM DIPA TA. 2007.

Untuk siklus 2 (TA. 2008) Kabupaten Nias dan Nias Selatan juga hanya mencairkan 30% (tahap I) dana BLM DIPA TA. 2008

Progres fisik (TA. 2009) Kabupaten Nias Selatan untuk bidang Infrastruktur mencapai 82%, bidang Kesehatan 97% dan bidang Pendidikan 56% Seperti pada pelaksanaan program-program pembangunan lainnya, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Daerah Tertinggal dan Khusus (DTK) tentunya tidak akan terlepas dari berbagai kritik maupun kendala baik dari desain program maupun pada pelaksanaannya. Untuk menampung dan menyelesaikan pengaduan dan berbagai permasalahan yang ada, diperlukan suatu mekanisme pengaduan dan pengelolaan masalah. Mekanisme pengaduan dan pengelolaan masalah tersebut harus bersifat responsive dan terbuka agar proses umpan balik dalam upaya perbaikan desain, pengelolaan maupun pelaksanaan PNPM Mandiri Daerah Tertinggal dan Khusus (DTK) dapat terus dilakukan demi kebaikan semua pihak.
Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Program Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) Provinsi Sumatera Utara periode bulan September 2010 di dominasi terjadinya permasalahan manajemen program di lapangan sehingga bisa mempengaruhi pencapaian target waktu dan kualitas proses dan hasil pelaksanaan sub projek di lapangan. Peran dan komitmen pelaku P2DTK Kabupaten masih sangat rendah seperti UPKD, TPK dan TK-Kab (khusus Kabupaten Nias) yang belum optimal dalam melakukan fungsi koordinasi.

Kesimpulan
Kabupaten Nias sudah berkomitmen untuk tetap menjalankan Program P2DTK. KM-Provinsi tetap melakukan pendampingan intensif kepada Konsultan Kabupaten dan Pelaku Program Kabupaten. UPKD Kabupaten Nias sudah bersemangat untuk menyelesaikan seluruh kegiatan yang masih tersisa akibat dari komitmen yang jelas dari Pemerintah Daerah Kabupaten, dan tidak ada lagi keraguan untuk melaksanakannya. KM-Provinsi akan tetap memantau perkembangan penyelesaian laporan kegiatan UPKD dan memberikan support penuh untuk penyelesaian laporan baik secara langsung kepada UPKD dan TPK, maupun melalui KM-Kabupaten.

Rencana Kegiatan Bulan Oktober 2010
Kompilasi Data Sub Proyek.
Pendampingan Supervisi MDF di Kabupaten Nias Selatan.
Pendampingan Optimalisasi kegiatan sub project siklus 1, 2 dan 3 Kabupaten Nias dan Nias Selatan.
Supervisi dan Monitoring penanganan masalah.
Pendampingan untuk pelaksanaan sub project siklus 1, 2 dan 3 di Kabupaten Nias dan Nias Selatan.
Pendampingan Intensif bagi KM-Kab Nias dan Nias Selatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: